Mempunyai masalah gigi berlubang memang cukup mengganggu penampilan. Namun, kini tidak perlu khawatir karena bisa melakukan tambal gigi. Jika ingin melakukannya, alangkah baiknya jika sebelum itu mengetahui jenis-jenis tambal gigi yang mempunyai kelebihan dan kekurangan tersendiri.
Inilah 5 Jenis Tambal Gigi
Dokter atau klinik gigi biasanya menawarkan berbagai jenis tambal gigi yang bisa dipilih sesuai dengan keinginan. Namun, perlu tau jika setiap jenis pasti mempunyai kelebihan dan kekurangan tersendiri yang bisa dipertimbangkan. Selengkapnya mengenai jenis-jenis tambal gigi, berikut penjelasannya.
1. Amalgam atau Perak
Jenis tambal gigi yang satu ini paling sering digunakan, karena bukan sekedar perak biasa. Melainkan bahan yang digunakan merupakan campuran antara 50% perak, tembaga, seng, timah dan 50% merkuri. Alasan kepopuleran jenis tambal gigi ini karena harganya lebih terjangkau.
Tidak hanya itu saja, amalgam termasuk bahan yang tahan lama hingga 15 tahun. Namun, jenis ini mempunyai kekurangan tersendiri yaitu bisa mengganggu estetika gigi, karena warnanya tidak sama dengan gigi asli. Selain itu, jenis ini juga bisa menyebabkan gigi retak.
2. Komposit
Komposit juga menjadi salah satu jenis tambal gigi yang cukup populer. Banyak yang menggunakannya karena warna hampir sama dengan warna asli gigi. Tak heran jika biasanya kebanyakan orang yang ingin tambal gigi bagian depan menggunakan jenis ini.
Kelebihan tersebut tidak terlepas dari bahannya, karena merupakan campuran antara akrilik, resin, quartz, silica, dan partikel ceramic lainnya. Namun, sayangnya dibalik kelebihan tersebut masih ada kekurangan yaitu ketahanannya akan berkurang setelah 5 tahun. Semakin besar lubang tambal, semakin berkurang daya tahannya.
3. Porselen atau Keramik
Porselen menjadi salah satu jenis yang paling mudah ditemukan di tambal gigi terdekat, karena mempunyai kelebihan tersendiri. Salah satu kelebihannya karena bisa bentuk dan warna bisa sama dengan gigi asli. Namun, untuk menggunakan jenis ini harus mengeluarkan biaya yang mahal.
Meskipun demikian, tapi jenis tambal gigi ini dapat bertahan sangat lama, dengan pemeliharaan yang tepat. Selain itu, restorasi dengan bahan porselen tidak bisa langsung jadi, karena membutuhkan proses di laboratoriom terlebih dahulu.
4. Glass Ionomer Cement
Jenis bahan tambal gigi selanjutnya terbuat dari semen Ionomer kaca. Perlu tau jika bahan ini terbuat dari campuran material kaca khusus dan akrilik. Meskipun warnanya putih, tapi sayangnya tidak bisa sama dengan warna gigi asli. Penggunaan bahan ini lebih cocok untuk anak-anak.
Alasan kenapa aman untuk anak-anak karena dapat mengeluarkan fluoride untuk mencegah kerusakan gigi. Walaupun lebih murah dari komposit, bahan tambal ionomer kaca lebih mudah rusak dan tidak tahan terhadap daya kunyah yang besar.
5. Emas
Sesuai dengan namanya, tambal gigi yang satu ini berwarna emas. Biasanya para orang tua yang menggunakan jenis tambal ini. Kelebihannya cenderung tahan sangat lama, tidak menimbulkan korosi dan sangat kokoh.
Meskipun mempunyai banyak kelebihan, tapi ada juga kekurangannya yaitu harganya jauh lebih mahal daripada jenis lainnya dan tidak dapat dibuat sewarna dengan gigi. Selain itu, menggunakan jenis tambal ini harus melakukan kontrol ke dokter gigi setidaknya dua kali sebelum memasangnya.
Demikian beberapa jenis tambal gigi yang biasa tersedia di dokter atau klinik gigi. Bagi Anda yang tertarik untuk tambal gigi, bisa memilih jenis yang sesuai dengan kebutuhan. Namun, pastikan jika mempertimbangkan kelebihan dan kekurangannya terlebih dahulu.

